Cari Blog Ini

Selasa, 23 Oktober 2012

SIANG ITU !!!


Siang itu sekitar pukul 11.30, di kantor YMP tempat dimana aku menambah wawasan pengetahuan.  Seperti biasanya, kubuka surat kabar dan mulai menyusunnya agar mudah membacanya. Ketika sedang membaca aku tertarik dengan satu berita tentang genk motor yang meresahkan warga dan menimbulkan korban jiwa seorang anak yang bernama azan bertempat tinggal di kelurahan baru jalan mas mansyur. Aku semakin penasaran dengan isi berita itu, hingga akhirnya kuputuskan untuk menyelidikinya. Sepulang kantor. Sekitar pukul 17.00 WITA tepatnya tanggal 10/10/2012, saya dan teman saya hendak menuju ke tempat kejadian perkara yang dialami seorang warga bernama azan (16 tahun) yang bertempat tinggal di kampung baru jalan mas mansyur, beritanya termuat di media cetak terbitan tanggal 8/10/2012-Radar Sulteng.

SEMANGAT WANITA PEMECAH BATU


Ilustrasi gbr. Republika.co.id
Dewasa ini, kita sudah mengetahui begitu banyak kemiskinan di sekitar kita. Terkadang kita berfikir bagaimana caranya agar bisa membentu mereka yang lagi kesusahan? Apakah pemerintah bisa mengatasi kemiskinan yang sudah sangat memprihatinkan? Hal semacam inilah yang seharusnya pemerintah lebih memperhatikan rakyat kecilnya. Sepanjang dapat kita telusuri kembali kemiskinan tidak membuat mereka putus asa, dengan keadaan ekonomi mereka yang terbatas membuat mereka berjuang keras mencari kerja, untuk membiayai kebutuhan keluarganya.

(TANGISAN IBU ) MEWUJUDKAN KEBAHAGIAN DALAM KELUARGA

Saya adalah anak dari dua bersaudara, nama saya luna dan kaka saya bernama arif yang biasa di panggil long. Saya kuliah di untad tepatnya di palu jurusan sosiologi, dan kaka saya, kuliah di untad jurusan hukum. Kisah saya ini berawal dari pengalaman saya dalam menjalani hidup yang kebanyakan orang mungkin mengalami hal paling buruk dalam lingkungan keluarganya. hal yang menyakitkan hati saya dan terutama ibu. Sangat miris sekali penderitaan seorang ibu menjalani hari-harinya dengan luka yang sangat pedih. Mengharap anak-anaknya sukses, mengejar cita-citanya.. yaaa.... kegiatan seorang ibu hanya menghabiskan waktunya di rumah saja. Inilah kisah saya yang sebenarnya.

Senin, 22 Oktober 2012

KEMERDEKAAN DALAM KEPEMIMPINAN DI ERA DEMOKRASI HANYA ANGAN-ANGAN



ILUSTRASI FOTO:nvygandhiztt.wordpress.com
Kemerdekaan abadi sudah menjadi cita-cita yang paling universal bagi segenap bangsa di seluruh dunia. Namun dalam realitas kehidupan berbangsa dan bernegara, adakah dia sebagaimana cita-citanya yang seluhur itu. Jawabannya tidak ada. Kemerdekaan abadi itu hanya ada di alam baka ketika setiap manusia mengalami kemerdekaan abadi saat mempertanggungjawabkan seluruh perbuatan baik dan buruk kepada Tuhan. Manusia benar-benar mengalami kemerdekaannya yang abadi tanpa campur tangan orang lain dan sedikit pun tidak bisa menghindari dari kebohongan-kebohongan yang dilakukannya ketika dia masih hidup di dunia.

Sekali lagi, kemerdekaan abadi itu dalam konsep negara bangsa tidak ada, kecuali hanya sebuah cita-cita sekali
pun negara itu penganut konsep demokrasi yang paling demokratis dan pengibar bendera putih tentang pentingnya Hak Asasi Manusia (HAM). Fakta empirik banyak memberi bukti dan ini terjadi karena di antara bangsa-bangsa di dunia selalu berada dalam kutub-kutub yang berbeda satu sama lain tentang berbagai kepentingan.

Selasa, 18 September 2012 Pelatihan Trauma Healing Untuk Para Relawan


Pasca bencana tidak sedikit yang mengalami trauma karena bencana, seperti ungkapan Ahmad (siswa klas 6 SD), “ ….Saya takut sekali, kalau ada hujan…” . Tentu saja kondisi Ahmad yang kini belum bisa bersekolah karena seragam dan buku  terendam banjir dan lumpur ini butuh penanganan trauma.

Klik Show Untuk Mendengarkan lagu Muara kasih Bunda (Vokal: ery Susan)
LIRIK LAGU: Vokal: ERY SUSAN MUARA KASIH BUNDA Bunda Engkaulah muara kasih dan sayang Apapun pasti kau lakukan Demi anakmu yang tersayang Bunda Tak pernah kau berharap budi balasan Atas apa yang kau lakukan Untuk diriku yang kau sayang Saat diriku dekat dalam sentuhan Peluk kasihmu dan sayang Saat ku jauh dari jangkauan Doa mu kau sertakan Reff: Maafkan diriku bunda Kadang tak sengaja ku membuat remah hatimu terluka Kuingin kau tahu bunda Betapa kumencintaimu lebih dari segalanya * Kumohon restu dalam langkahku Bahagiaku seiring doamu Bunda Tak pernah kau berharap budi balasan Atas apa yang kau lakukan Untuk diriku yang kau sayang Saat diriku dekat dalam sentuhan Peluk kasihmu dan sayang Saat ku jauh dari jangkauan Doa mu kau sertakan Reff: Maafkan diriku bunda Kadang tak sengaja ku membuat remah hatimu terluka Kuingin kau tahu bunda Betapa kumencintaimu lebih dari segalanya * Kumohon restu dalam langkahku Bahagiaku seiring doamu Bunda Engkaulah muara kasih dan sayang Apapun pasti kau lakukan Demi anakmu yang tersayang
Photobucket

RAHMAHRAHMUDIN
wajah-ketimuran.blogspot.com

Move your mouse to go back to the page!
Gerakkan mouse anda dan silahkan nikmati kembali posting kami!

Copyright * Feb 2012 * gubhugreyot.blogspot.com - All rights reserved